4

De WinSt


Terus terang pertama kali tertarik dengan buku ini karena cover depannya yang menurut daku “gloomy”, tapi tetap terlihat indah & menarik 🙂 Dengan mengusung : “Novel Pembangkit Idealisme”, buku ini mengajak kita untuk kembali menyelami masa-masa ketika pendudukan Belanda di Indonesia, yang difokuskan di P. Jawa, serta upaya yang dilakukan oleh kaum muda pada masa itu untuk bangkit melawan imperialisme Belanda.

Rangga Puruhita, putera pangeran keraton Solo, sekembalinya belajar dari negeri Belanda melihat kenyataan pahit tentang kemiskinan dan ketidakadilan yang melanda disekitarnya. Suatu keadaan yang jauh dari apa yang Ia bayangkan. “Politik Etis” yang berlaku hanya untuk kalangan tertentu, sedangkan rakyat kecil tetap miskin dan selalu menjadi pihak yang ditekan. Apalagi ketika ia mulai bergabung dengan pabrik gula De Winst, ketidakadilan itu semakin terlihat. Gaji yang diterima buruh pabrik gula itu jauh di bawah kebutuhan mereka sehari-hari. Baca lebih lanjut

Iklan
0

A ThoUsanD SpLeNDid SuNs


Berlatar belakang perang di Afghanistan selama pendudukan Soviet maupun perang saudara yang terjadi dalam kurun waktu 30 tahun, novel ini bercerita tentang 2 wanita Afghanistan yang menjadi korban tetapi pemberani dalam menjalani kehidupan mereka yang penuh penderitaan.

Cerita dimulai dengan seorang gadis kecil bernama Mariam. Sang ibu, Nana, begitu Mariam memanggilnya, adalah seorang pembantu yang bekerja pada seorang pengusaha terkemuka di Herat, sampai pada suatu saat, Jalil, sang pengusaha sekaligus ayah Mariam, menghamili dan membuangnya ke Gul Daman. Walaupun Jalil tidak pernah mengakuinya secara sah sebagai anak, namun Ia selalu rutin mengunjungi Mariam, bercerita mengenai banyak hal dan berjanji suatu saat akan mengajaknya menonton film pinokio. Mariam menaruh harapan besar terhadap Jalil, bahwa dia akan diterima oleh Jalil bersama anak-anaknya yang lain. Meninggalkan sang ibu sendiri, Mariam pergi menemui Jalil ke Herat, mengais-ais cinta dari sang ayah, tapi apa yang ia dapatkan hanyalah kesedihan dan luka, seperti yang pernah Nana katakan. Kehidupan masa kecil Mariam berubah secara tiba-tiba ketika kembali dari Herat, ia mendapatkan Nana menggantung dirinya sendiri. Baca lebih lanjut