De WinSt


Terus terang pertama kali tertarik dengan buku ini karena cover depannya yang menurut daku “gloomy”, tapi tetap terlihat indah & menarik 🙂 Dengan mengusung : “Novel Pembangkit Idealisme”, buku ini mengajak kita untuk kembali menyelami masa-masa ketika pendudukan Belanda di Indonesia, yang difokuskan di P. Jawa, serta upaya yang dilakukan oleh kaum muda pada masa itu untuk bangkit melawan imperialisme Belanda.

Rangga Puruhita, putera pangeran keraton Solo, sekembalinya belajar dari negeri Belanda melihat kenyataan pahit tentang kemiskinan dan ketidakadilan yang melanda disekitarnya. Suatu keadaan yang jauh dari apa yang Ia bayangkan. “Politik Etis” yang berlaku hanya untuk kalangan tertentu, sedangkan rakyat kecil tetap miskin dan selalu menjadi pihak yang ditekan. Apalagi ketika ia mulai bergabung dengan pabrik gula De Winst, ketidakadilan itu semakin terlihat. Gaji yang diterima buruh pabrik gula itu jauh di bawah kebutuhan mereka sehari-hari.

Pertemuannya dengan Sekar Prembayun, gadis yang sejak kecil dijodohkan orang tuanya, membuatnya kagum akan keberanian yang dimiliki sang gadis dalam mendobrak tradisi keraton yang ketat dengan bergabung bersama kaum muda untuk menentang penjajahan. Rangga sebagai satu-satunya “inlander” yang memegang jabatan penting di pabrik gule De Winst menjadi harapan bagi para buruh agar kehidupan mereka menjadi lebih baik.

Selain Sekar Prembayun, Rangga juga bertemu dengan Kresna, Pratiwi, Jatmiko dan para tokoh-tokoh lain dalam cerita ini yang membuka pemikiran-pemikiran baru dalam upaya membantu rakyat untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik di atas tanah air sendiri. Walaupun terkesan “Play Safe”, Rangga memiliki caranya tersendiri, yaitu dengan menggalang kekuatan ekonomi yang berbasis kerakyatan. Sedikit konflik percintaan meramaikan cerita ini, antara Rangga – Karen Spinoza – Sekar Prembayun – Jatmiko – Jan Thijsse tapi bukan merupakan inti dari cerita.

Rasa kebangsaan dan kekuatan untuk bebas mendapatkan kehidupan yang lebih baik di atas tanah air sendiri, sepertinya itulah yang ingin disampaikan dari buku ini.

4 respons untuk ‘De WinSt’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s