Kari Ayam Pedas

Ayam Kari

Di rumah, yang namanya ayam dan ikan selalu menjadi stok WAJIB yang harus ada setiap hari, mengingat ibu dan bapak mertua sudah mulai menjaga makanan yang kira – kira berbahaya bagi kesehatan mereka, maklum sudah sepuh :-). Ayam, sebagai lauk yang sangat mudah didapatkan menjadi andalan setiap hari. Ikan? karena bandung jauh dari laut, jadi ikan yang tersedia yaaa.. tidak terlalu banyak variasinya, kalau tidak mujair/nila, bandeng, tongkol, kembung. Duh! beneran.. terkadang bosan dengan bahan – bahan setiap hari yang dibawa tukang sayur, hahahha.. Sebenarnya semua itu tergantung bagaimana kita mengolahnya supaya lebih bervariasi. Kalau daku lebih suka makan ayam goreng ketimbang dijadikan sayur (dikuah) atau dibakar 🙂 Tapi gak mungkin kan daku masak untuk sendiri aja? Jadi.. yaaaa… harus masak yang bisa dikonsumsi oleh orang banyak.

Kari ayam.. hhmmmm.. teringat suatu saat ketika pulang dari jakarta kami pernah makan roti cane dengan kari ayam. MANTAAAAPPPPPP!!! pedasnya nendang, tapi yang asyiknya pedasnya tidak menempel di mulut, jadi hanya selintas dan membuat kepingin terus menghabiskan kuahnya, hehehe.. (mungkin karena lapar juga ^_^). Yang selalu membuat daku mundur untuk membuat kari karena saku gak punya “daun kari” yang memberikan rasa khas, jadi sebagai gantinya daku gunakan daun kunyit karena di beberapa resep yang daku baca terkadang menggunakan daun kunyit sebagai penambah rasa. Jadi lah daku menanam pohon kunyit, biar suatu saat jika daku butuh tinggal petik aja, hehhehe… SERIUS! dan sekarang sudah lumayan lebat daunnya walaupun daku menanamnya hanya di media pot 🙂 Daku juga menambahkan sedikit kayu manis batang untuk mendapatkan harum dan manisnya.

Daku bukan pencinta masakan bersantan, tapi karena kari ayam ini berasa segar dan pedas, jadi daku menikmatinya ^_^

Pohon Kunyit
Bahan :

* 1 ekor ayam, potong sesuai selera
* 900ml Santan (atau Kara siap pakai)
* 1/4 kg Kentang, potong kotak agak besar
* 1 ruas jari Lengkuas, memarkan
* 2 btg Serai/Sereh, memarkan
* 3 lbr Daun Jeruk
* 2 lbr Daun Kunyit
* 7 siun6 Bawang Merah
* 4 siung Bawang Putih
* 4 btr Cabe Merah
* 1 sdt Ketumbar
* 4 btr Kemiri
* 1 ruas jari Jahe
* 1 ruas jari Kunyit
* 1/2 sdt Jintan
* Garam & Gula secukupnya
* Penyedap secukupnya

# Haluskan bawang merah, bawang putih, cabe, kemiri, ketumbar, jintan, jahe & kunyit. Tumis bahan yang sudah dihaluskan bersama serai, lengkuas, daun jeruk serta daun kunyit hingga harum dan matang. Masukkan ayam, aduk hingga rata. Tambahkan santan, didihkan. Masukkan kentang, beri garam, gula & penyedap sesuai selera. Masak hingga ayam dan kentang matang serta bumbu meresap. Sajikan..

Ternyata tidak sulit membuatnya 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s