Homemade Strawberry Jam

Fresh Strawberry
Ketika dulu bekerja di perusahaan importir makanan, daku pernah bertanya sama bos ku “apa sih bedanya Jam dan Jelly?” karena sebagai orang awan kita pasti menyebutnya ‘Selai’, mau seperti apapun bentuknya. Dari situ daku mengetahui pertama kali perbedaan yang secara fisik saja nyata antara Jam dan Jelly. Kalau Jam terlihat jelas potongan buah maupun biji dari buah yang digunakan dan secara tektur lebih kental, sedangkan jelly dari tekturnya licin dan lebih encer daripada jam dan yang pasti tidak terdapat potongan buah maupun biji.

“Jam and jelly are both preserves, but they are very different when it comes to ingredients, recipe, and overall composition. Jams are usually made with whole fruits or sometimes vegetables that are boiled in sugar until they form a thick, spreadable gel. Chunks of the original produce are usually visible and tend to make the end result somewhat lumpy. It is usually pretty easy to tell a jam’s main ingredients just by looking at it. The same is not true for jellies. In most cases, jellies are made only from juices, which means that they contain no fruit pieces or seeds. They tend to have a smoother, more uniform consistency as a result, though they often also have a lot more additives. Jellies also tend to be higher in sugar than jams, though a lot of this depends on the specific recipe at issue.” 

Naahh.. biar jelas itulah perbedaan antara Jam dan Jelly 🙂

Di Bandung, yang namanya strawberry itu bukan buah yang langka… bisa dibilang buah yang tidak mengenal musim, pasti aja tersedia. Bahkan di jalan – jalan banyak yang menjajakan. Walaupun asam, tapi kalau sudah masak pasti rasanya menyegarkan, asam bercampur  manis, hehhehehe.. Kalau beli 500gr, qori pasti bisa habis 1/2 nya.. ketularan ambunya, dia suka dengan yang asam – asam 😀

Karena memang sudah niat mau bikin Strawberry Jam, sengaja daku beli strawberrynya dilebihkan khusus untuk qori, apalagi setelah strawberrynya siap untuk dimasak dan ditaburi gula pasir, tambah suka lah beliau! “Lagi mbuuuuu…” katanya ^_^ Ternyata membuat strawberry jam begitu mudah, hanya memang perlu kesabaran dan ketelitian terutama dalam hal memastikan tingkat kekentalannya. Cari referensi untuk bikin homemade strawberry jam, daku tertarik dengan blognya Ms. Anushruti Divine Taste.” She’s a recipe developer and also a food writer. Looking all of her photos are soooooo fresh!! !! and i found this strawberry jam recipe is so easy and that simple (never thought of that :-D). Thank you for sharing this recipe coz i’m so excited on working all of this ^_^

Daku tidak memodifikasi sama sekali pembuatan strawberry jam ini karena daku belum pernah membuatnya. Daku yakin apa yang ada di resepnya Ms. Anushruti ini benar – benar seperti apa yang daku bayangkan, kental.. asam strawberry bercampur dengan gula tapi tidak terlalu manis.. dan tambahan jeruk nipis yang membuatnya sedikit segar. Sluurrpp!! 😀

Drain Strawberry
Bahan :

500gr Fresh Strawberry
300gr Gula Pasir
Air Jeruk Nipis ( 1 buah jeruk nipis, diperas)


Cara Pembuatan :

Cuci bersih toples yang akan digunakan sebagai tempat penyimpanan, kemudian rendam dalam air mendidih ±10 menit. Keringkan sambil terkena sinar matahri dengan dialasi lap bersih. Pastikan toples tersebut benar – benar kering.

Bersihkan strawberry dan cuci hingga bersih. Keringkan dengan menggunakan lap bersih, tepuk – tepuk hingga airnya turun. Kemudian keringkan kembali dengan menggunakan tissue. Letakan strawberry dalam wadah saringan kemudian simpan dalam lemari es selama 30 menit. Tujuannya agar mengurangi kelembaban strawberry yang mungkin masih tersisa dari proses pencucian tadi. Simpan pisin (piring kecil) di dalam freezer, yang akan digunakan  untuk menge-test tingkat kekentalan strawberry jam nantinya.

Siapkan panci agak dalam. Masukkan strawberry ke dalam panci dan taburi dengan gula pasir. Diamkan ± 30 menit hingga strawberry terlihat basah (berair). Sebagian strawberry boleh dibelah agar potongannya tidak terlalu besar (tergantung selera, kalau daku karena suka dengan potongan strawberry besar, jadi daku hanya dibelah dua). Masak strawberry dan gula dengan menggunakan api kecil hingga gula benar – benar mencair kira – kira 15 menit. Jangan mengaduk strawberry pada tahap ini. Masukkan perasan air jeruk nipis, naikkan api dan masak kembali hingga 10 menit. Aduk untuk mencegah strawberry lengket/gosong di dasar panci. Dengan menggunakan sendok, angkat busa yang mengumpul di permukaan agar nanti selai yang kita dapatkan jernih/bersih dari busa.

Keluarkan pisin dari freezer. Teteskan satu sendok selai dan miringkan. Perhatikan apakah selai sudah mengental (agak beku), jika belum masak kembali hingga beberapa menit, kemudian test kembali. Jika telah siap, dinginkan, masukkan ke dalam toples dan simpan di lemari es.
Untuk menge-test tingkat kekentalan, daku terus terang pakai ‘feeling’ aja. Waktu yang daku tambahkan untuk mengentalkan kira – kira 10 menit dari test yang pertama. Hasilnya? cukup memuaskan! tidak terlalu manis.. tidak terlalu asam.. PAS & SEGAARRR!! hehhehe.. Cocok bangedt buat jadi topping untuk cheesecake karena potongan strawberrynya masih terlihat jelas, atau buat olesan roti juga boleh.. tergantung selera anda 🙂

Strawberry Jam

Freshhh… and it’s a homemade! Selamat mencoba! ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s